Upah Minimum Kota Tegal Disepakati Rp. 1.762.000

TEGAL – Dewan Pengupahan menyepakati mengusulkan besaran Upah Minimum Kota Tegal Rp. 1.762.000. Besaran upah minimum tersebut ditetapkan dalam Sidang Dewan Pengupahan dalam rangka Pembahasan dan Rekomendasi Besaran Upah Minimum Kota Tegal Tahun 2019 di Hotel Ranez Inn, Selasa (30/10).

Ketua Dewan Pengupahan Kota Tegal yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal Drs R Heru Setyawan menyebut penetapan upah minimum Kota Tegal menggunakan formula perhitungan upah minimum yang berdasarkan pada perhitungan upah minimum yang sesuai dengan pasal 44 ayat (1) dan ayat 92) Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015 dan sesuai dengan Surat Menteri Ketenagakerjaan RI No. B.240/M-NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2018 tanggal 15 Oktober 2018 perihal Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018, data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan Produk Domestik Bruto) yang digunakan untuk menghitung Upah Minimum tahun 2019 bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebesar 8,03%.

“Angka tersebut didapat dari inflasi nasional sebesar 2,88% dan pertumbuhan ekonomi nasional atau pertumbuhan PDB sebesar 5,15%,” jelas Heru saat membuka Sidang yang juga dihadiri Walikota Tegal Drs. H.M. Nursholeh, M.MPd.

Disebutkan Heru, Sidang tersebut sebagai pelaksanaan surat Gubernur Jawa Tengah agar kabupaten/kota untuk merekomendasikan besaran UMK selambat-lambatnya 5 November 2018 setelah sebelumnya Hasil Sidang dilaporkan kepada Walikota.

Selanjutnya penetapan upah minimum Kota Tegal oleh Gubernur akan dilaksanakan paling lambat 21 November 2018 dan sosialisasi UMK akan dilaksanakan pada 29 November 2018.

Walikota dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tegal mengapresiasi berbagai saran dan masukan dari para pelaku produksi yaitu pekerja dan pengusaha bagi penciptaan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

“Dalam upaya menetapkan upah minimum dibutuhkan saran dan masukan yang konstruktif dari para pemangku kepentingan hubungan industrial yang berasal dari pekerja melalui serikat pekerja dan dari pengusaha melalui organisasi pengusaha,” ungkap Walikota.

Dalam kesempatan itu Walikota mengingatkan bahwa kebijakan pengupahan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Untuk itu tidak hanya pelaksanaan upah minimum yang harus dipantau, tetapi penerapan struktur dan skala upah juga harus menjadi prioritas untuk dipantau, dibina dan diawasi.

Hal tersebut sebagai upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan ketenagakerjaan sebagai upaya dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya.

“Yakni untuk meningkatkan harkat, martabat dan harga diri tenaga kerja serta mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, makmur, dan merata, baik materiil maupun spiritual,” tutur Walikota.

Walikota juga menghimbau kepada dunia usaha yang tergabung didalam organisasi pengusaha di dewan pengupahan unttuk mau dan mampu memberi edukasi anggotanya agar dapat memberikan upah yang layak bagi kemanusiaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, baik melalui pelaksanaan upah minimum maupun penerapan struktur dan skala upah. (Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal)

 

 

Berita Lainnya

Pilih Liburan dengan Menikmati Kesejukan Hutan Mangrove Kota Tegal
Berita 30 Jun, 2017

Pilih Liburan dengan Menikmati Kesejukan Hutan Mangrove Kota Tegal

TEGAL – Sejuk, rindang, angin sepoi-sepoi adalah suasana yang dapat dirasakan bila berkunjung di Kawasan Hutan Mangrove di Area PAI…

Samson Delila Jadi Hiburan Rakyat.
Berita 11 Nov, 2017

Samson Delila Jadi Hiburan Rakyat.

Tegal – Lautan manusia kembali memadati Alun-alun Kota Tegal, ini tidak lain karena hiburan rakyat berupa pagelaran Wayang Golek dengan…

Sucikan Hati dan Perilaku Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan.
Berita 16 May, 2017

Sucikan Hati dan Perilaku Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan.

Tegal – Pengajian akbar dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan dan cipta kondisi “ membingkai umat demi keutuhan NKRI…

Cukup Tunjukan Kartu BPJS Nikmati Diskon Hingga 60% di Tempat Ini
Berita 16 Jun, 2017

Cukup Tunjukan Kartu BPJS Nikmati Diskon Hingga 60% di Tempat Ini

TEGAL-BPJS Kesehatan Cabang Tegal telah menandatangani kerja sama dengan beberapa hotel dan rumah makan. Bagi anda yang memilikikartu BPJS Kesehatan…

Guru Honorer Bakal Dibiayai APBD Mulai Tahun Depan
Berita 10 Jul, 2017

Guru Honorer Bakal Dibiayai APBD Mulai Tahun Depan

TEGAL-Pemerintah menghapus alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk gaji guru honorer. Untuk menggantinya, Pemkot Tegal telah mengalokasikan anggaran bersumber…

Program Kampung KB Kecamatan Margadana Terus Digali
Berita 01 Sep, 2018

Program Kampung KB Kecamatan Margadana Terus Digali

TEGAL – Kampung KB merupakan simbol kesuksesan pengendalian penduduk di suatu wilayah. Sehingga dengan adanya aktivitas maka Kampung KB akan…

Most from this category