Lewat Film Turah, Slamet Ambari dan Ubaidillah Raih Penghargaan Duet Terbaik POPCON Award 2018

TEGAL- Film Turah lagi-lagi menorehkan prestasinya diajang film nasional dan internasional. Kali ini Film Turah melalui Ubaidillah dan Slamet Ambari berhasil meraih penghargaan dari POPCON Award 2018, mereka dinobatkan sebagai Duet Terbaik.

POPCON Award merupakan festival tahunan yang mengangkat tentang budaya pop dan industri kreatif Indonesia. Penghargaan POPCON Award diberikan kepada individu atau kelompok kreatif atas pencapaian kerja serta karya kreatifnya, pada tahun ini menghadirkan kategori film dan serial web.

Slamet Ambari dan Ubaidillah merupakan aktor dari Film Turah yang diproduksi tahun 2016, mereka beradu akting dalam film tersebut. Slamet Ambari sebagai tokoh Jadag dan Ubaidillah berperan sebagai Turah.

Pemberian penghargaan yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition BSD, Sabtu (22/9) malam.

Dalam kesempatannya melalui telfon, Ubadillah menyampaikan rasa kebanggaannya karena dapat meraih penghargaan. “Penghargaan yang kami dapatkan ini berkat kerja hebat dari sutradara dan seluruh pemain dan crew Film Turah,” ujarnya.

Sedangkan Slamet Ambari alias Jadag juga manyampikan bahwa Film Turah sudah menjadi bagian dari Perfileman Tegal. “Jadi dengan penghargaan ini kami berharap agar Pemkot Tegal dapat menjembatani film-film Tegal, ” tandasnya.

Wicaksono Wisnu Legowo selaku sutradara Film Turah menuturkan terkait penghargaan yang diraih Slamet Ambari dan Ubaidillah dalam Film Turah merupakan kerjakeras mereka.

“Mereka (Ubaidillah dan Slamet Ambari) besar di teater, penghargaan itu adalah hasil kerja keras mereka seumur hidup, sudah sepantasnya mereka mendapatkannya. Mudah-mudahan prestasi mereka ini bisa menginspirasi generasi muda di Tegal dan sekitarnya, untuk terus bergerak, dan tidak pernah lelah berproses,” ungkap Wisnu.

Slamet Ambari dan Ubaidillah mampu mengalahkan nominasi lain seperti Putri Marino dan Adipati Dolken Film Posesif, Farih Unru dan Bima Azriel Film Petualangan Menangkap Petir,
Marsha Timothy dan Dea Panendra Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, Teuku Rifnu Wikana dan Yayu Unru Film Night Bus.

Berita Lainnya

Pemudik Menggunkan Kereta Api Mengalami Kenaikan
Berita 30 Jun, 2017

Pemudik Menggunkan Kereta Api Mengalami Kenaikan

TEGAL – Peningkatan pemudik menggunakan Kereta Api di Stasiun Kota Tegal mulai mengalami peningkatan setiap harinya. Hal itu disampaikan oleh…

Uri-uri Budaya melalui Festival Budaya Tegal
Berita 29 Jan, 2018

Uri-uri Budaya melalui Festival Budaya Tegal

TEGAL - Banyak ragam untuk melestarikan sebuah kebudayaan. Melalui diskusi budaya, wisata budaya atau dengan penyelenggraan kegiatan perlombaan. Tentu upaya…

Ada ‘Rawa Rontek’ di UPS Tegal
Berita 10 Dec, 2018

Ada ‘Rawa Rontek’ di UPS Tegal

Tegal - Terlihat mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Senin ( 10/12) malam…

Pengusaha Wajib Susun Struktur dan Skala Upah
Berita 15 Nov, 2017

Pengusaha Wajib Susun Struktur dan Skala Upah

TEGAL-Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal gelar workshop penyusunan struktur dan skala upah, Rabu (15/11) di Pesona Hotel,…

Walikota Siap Hadir dan Buka Bahari Open Marching Band Competition 2017
Berita 25 Mar, 2017

Walikota Siap Hadir dan Buka Bahari Open Marching Band Competition 2017

Tegal – Dalam rangka lebih menyemarakan kegiatan Bahari Open Marching Band Competition 2017, segenap panitia yang dudk di kepengurusan PDBI…

Para Sastrawan Adakan Diskusi Sastra Antologi Negeri Poci 7
Berita 25 Mar, 2017

Para Sastrawan Adakan Diskusi Sastra Antologi Negeri Poci 7

TEGAL – Terlihat di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Tegal, terselenggara kegiatan Diskusi Sastra Antologi dari Negeri Poci 7 ‘’Negeri…

Most from this category