Optimalkan Potensi Zakat.

Semarang – Silaturrahim dan Halal Bi Halal Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah dengan tema Optimalisasi Zakat, Infak dan  Sedekah di kalangan ASN untuk menanggulangi kemiskinan di adakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (13/7/2018).

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kepala BAZNAS Provinsi Jawa Tengah.Dr. Ahmad Darodji, Sekertaris BAZNAS Pusat, Jaja Jaelani, Jajaran Forkompinda Provinsi Jawa Tengah, serta seluruh Walikota Bupati se Jawa Tengah dan peserta undangan dari berbagai instansi lainnya

Dalam kesempatan memberikan sambutannya, Ganjar Pranowo menyatakan bahwa dirinya yakin BAZNAS bisa mengentaskan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.

“Yang akan kita sucikan adalah harta kita ,minimum 2,5 persen dari pendapatan yang diperoleh dan Kita harus merubah pola pikir bahwa yang kita peroleh adalah 97,5 persen dan jangan berpikir kalau harta kita dipotong 2,5 persen.,”ucapnya disela sela memberikan sambutan.

Ganjar juga menambahkah bahwa untuk Jawa Tengah dalam meningkatkan potensi zakat yang bisa dikelola akan melibatkan instansi vertikal maupun horizontal, BUMN, BUMD dan lainnya karena dengan cara itu kalau dikembangkan maka akan dapat menyelesaikan masalah utama umat utamanya kemiskinan.

Sementara Itu disampaikan oleh Plt. Walikota Tegal, Drs. H.M. Nursholeh M.MPd dalam mengoptimalkan zakat dimana hampir semua Kabupaten Kota lainnya mempunyai permasalahan yang sama dimana perlu adanya perluasan potensi zakat sehingga bisa dimaksimalkan.

“Sebagaimana di ketahui jika potensi zakat di Kota Tegal 80 persen saja, dalam satu bulan saja bisa sampai 300 juta bayangkan jika satu tahun, tetapi sekarang masih 50 sampai 60 juta jadi insyaallah kami akan mendorong untuk dapat merealisasikannya,” ucap Plt. Walikota.

Plt Walikota juga menambahkan jika Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagaimana disampaikan oleh Gubernur dan disesuaikan dengan peraturan perundangan yang berlaku direncanakan akan segera di bentuk di Kota Tegal dengan Peraturan Walikota.

Sementara itu disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Darodji bahwa dana yang berhasil di kumpulkan berdasarkan alokasi pendistrisbusiannya sejumlah 60 persen adalah untuk fakir miskin dengan rincian 20 persen untuk warga miskin yang bersifat konsumtif dan 40 persen lagi berupa bantuan warga miskin produktif, “Sisanya dari dana yang terkumpul untuk yang berhak menerimanya,”tutur Darodji .

Darodji juga menjelaskan bahwa apa yang di lakukan BAZNAS belumlah optimal dalam mengentaskan kemiskinan di Jawa Tengah sehingga perlu adanya peran serta semua elemen masyarakat maupun pemerintah apalagi dengan dorongan dari Gubernur yang membuat dirinya yakin bisa berbuat lebih dalam mengentaskan kemiskinan.

Sekertaris BAZNAS Pusat, Jaja Jaelani mengungkapkan bahwa potensi zakat yang bisa digali dari tahun ke tahun semakin meningkat tinggal bagaimana caranya agar potensi zakat yang besar itu bisa terkumpul.

Berita Lainnya

Cantiknya Perbatasan Kota Tegal sebelah Barat Disaat Malam Hari
Berita 24 May, 2017

Cantiknya Perbatasan Kota Tegal sebelah Barat Disaat Malam Hari

TEGAL – Batas wilayah suatu daerah dapat berupa sungai, laut  atau pun sebuah gapura perbatasan yang berada di perbatasan wilayah.…

TNI-Polri di Kota Tegal Olahraga Bersama
Berita 09 Nov, 2017

TNI-Polri di Kota Tegal Olahraga Bersama

TEGAL - Ratusan anggota Polri dan TNI di wilayah Kota Tegal sekitarnya melakukan olahraga bersama yang digagas oleh Polres Tegal…

HMI Kader Umat dan Kader Bangsa
Berita 20 Jul, 2019

HMI Kader Umat dan Kader Bangsa

Tegal - Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI WATI (KOHATI) cabang Tegal periode 2019 - 2020. "…

Kini Lapor Lampu PJU Mati Cukup Via Smartphone
Berita 12 Jun, 2019

Kini Lapor Lampu PJU Mati Cukup Via Smartphone

TEGAL-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal resmi meluncurkan Portal Web Pesata dan Sipenjalu, Rabu (12/6). Melalui portal…

TP4D Sidak Pendopo dan Rumah Dinas Wali Kota
Berita 26 Oct, 2017

TP4D Sidak Pendopo dan Rumah Dinas Wali Kota

TEGAL-Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kota Tegal inspeksi mendadak (sidak) pendopo Ki Gede Sebayu dan rumah…

Timun Suri Laris Manis Saat Ramadhan
Berita 06 Jun, 2017

Timun Suri Laris Manis Saat Ramadhan

TEGAL-Sudah menjadi tradisi setiap bulan suci Ramadhan, pedagang timun suri bermunculan di sejumlah pasar tradisional dan pinggir jalan Kota Tegal.…

Most from this category