Walikota Liat Langsung Penggunaan Cantrang di Laut Lepas

TEGAL- Menindaklanjuti permohonan nelayan agar Pemerintah Kota Tegal dapat membantu nasib para nelayan terkait adanya larangan penggunaan alat tangkap cantrang yang disampaikan melalui Persatuan Nelayan Kota Tegal (PNKT) saat beraudiensi 7 November lalu, Walikota Tegal KMT HJ. Siti Masitha Soeparno bersama Jajaran dari Dinas Kelautan dan Pertanian, Persatuan Nelayan Kota Tegal PNKT serta dari KUD Karya Mina Tegalsari akhirnya melihat langsung proses penangkapan ikan menggunakan alat tangkap cantrang di laut utara Kota Tegal. Senin (28/11).

Menggunakan kapal milik salah satu nelayan, walikota menuju ke tengah lautan untuk melihat langung proses penurunan cantrang ke laut sampai proses penarikan kembali jaring ke atas kapal.

Dalam keterangannya walikota mengatakan kewajiban Pemerintah Daerah adalah menampung aspirasi terkait dengan pemberlakuan larangan cantrang oleh Kementerian Kelauatan dan Perikanan (KKP). Oleh karena itu pihaknya bersama Jajaran dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan tokoh nelayan ingin melihat lansgung cara kerja penangkapan ikan menggunakan cantrang.

“Hal ini dilakukan agar Pemerintah Kota Tegal dapat mensikapi serta membuat rekomendasi kepada Pemerintah Pusat untuk segera memberikan solusi kepada nelayan pengguna cantrang terkait larangan penggunaan alat tangkap ini agar tidak menimbulkan gejolak serta dampak sosial ekonomi yang luas dimasyarakat, ucapnya”.

Selain itu terkait akan adanya sosialisasi dari KKP yang akan dilakukan tanggal 29-30 November mendatang, Walikota berharap tidak hanya sekedar sosialisasi tetapi dalam pertemuan tersebut harapannya akan muncul solusi yang bisa ditawarkan dan implementasikan setelah larangan cantrang efektif dilaksanakan. Untuk itu walikota mengajak jajaran terkait untuk mengikuti sosialisasi tersebut untuk mendapatkan solusi untuk penyelesaian permasalahan terkait larangan cantrang.

Sementara itu Kepada walikota Ketua PNKT Eko Susanto beserta para nelayan yang memohon agar pemberlakuan larangan cantrang segera dicabut, mereka menjelaskan bahwa cantrang tidak merusak karang dan ramah lingkungan. Kepada walikota para nelayan bahkan menunjukan tidak adanya satupun karang yang terbawa setelah jaring cantrang setelah ditarik ke atas permukaan kapal.

Berita Lainnya

Dinkes Kota Tegal Gelar Lokakarya Kesehatan
Berita 14 Nov, 2018

Dinkes Kota Tegal Gelar Lokakarya Kesehatan

TEGAL-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, menggelar Lokakarya Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Pengusaha, Rabu (14/11) di aula BP4 Paru Kota…

BREAKING NEWS!!! Ratusan Nelayan Bersih-bersih Kawasan Jongor
Berita 13 Nov, 2017

BREAKING NEWS!!! Ratusan Nelayan Bersih-bersih Kawasan Jongor

TEGAL-Ratusan nelayan Kota Tegal gotong royong bersih-bersih kawasan pelelangan ikan, TPI Kota Tegal, Senin (13/11) pagi. Kegiatan bertajuk bedah kampung…

Sejumlah Pasar di Kota Tegal Dilengkapi Running Text Harga Kebutuhan Pokok
Berita 23 Jan, 2018

Sejumlah Pasar di Kota Tegal Dilengkapi Running Text Harga Kebutuhan Pokok

TEGAL-Sejumlah pasar di Kota Tegal kini telah dilengkap dengan running text harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas). Kepala Dinas UMKM, Koperasi,…

Wartekkel Se-Kota Tegal Adu Inovasi
Berita 02 Nov, 2018

Wartekkel Se-Kota Tegal Adu Inovasi

Warung Teknologi Kelurahan (Wartekkel) Se-Kota Tegal beradu inovasi pada acara Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Kota Tegal tahun 2018, yang…

Bersatu dalam Keberagaman Itu Indah
Berita 06 Jun, 2018

Bersatu dalam Keberagaman Itu Indah

TEGAL - Bertempat di Aula Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Tegal berlangsung kegiatan buka puasa bersama. Kegiatan itu mengusung tema…

DPC GMNI Tegal Periode 2018-2020 Dilantik
Berita 14 Nov, 2018

DPC GMNI Tegal Periode 2018-2020 Dilantik

TEGAL-Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI)  Tegal periode 2018-2020 dilantik, Rabu (12/11) di gedung Adipura, Komplek Balai…

Most from this category