Batas Waktu Habis, Pemkot Eksekusi Alat Berat BRD.

TEGAL – Pemerintah Kota Tegal akhirnya mengeksekusi pengosongan lahan milik pemkot dari alat-alat berat milik PT. Bumirejo, hari ini Kamis (2/2). Langkah ini diambil karena hingga saat ini alat-alat berat tersebut masih berada di lokasi, sehingga mengganggu pembangunan komplek Islamic Center milik Pemerintah Kota Tegal.

Hal itu dilakukan Pemkot Tegal lantaran telah melampaui batas akhir pengosongan lahan. Sesuai surat peringatan terakhir Walikota Tegal No. 030/002 tanggal 26 Januari 2017, PT. Bumirejo diberi waktu untuk melakukan pengosongan lahan hingga tanggal 1 Februari 2017.

Walikota Tegal, KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menegaskan agar proses pengosongan lahan selesai dalam 7 hari kerja. Langkah tersebut dijelaskan walikota sebagai salah satu komitmen Pemkot Tegal kepada pemberi hibah agar pembangunan Islamic Center dapat berjalan lancar.

Dalam proses eksekusinya, pemkot juga mengajukan perlindungan hukum pada kepolisian. Disampaikan Walikota bahwa respon yang diterima kepolisian, terkait permohonan keamanan sangat positif, “Selama itu merupakan tanah negara dan tidak dalam keadaan sengketa, kepolisian siap membantu pengamanan proses eksekusi, ,”ungkap Walikota.

Oleh Pemkot Tegal, alat-alat berat milik PT. Bumirejo tersebut akan pindahkan persis di sebelah selatan lokasi pembangunan Islamic Center tepatnya di Komplek Terminal  Bus Kota Tegal.

Walikota berharap dengan memindahkan alat-alat tersebut tidak jauh dari lokasi semula, ada respon positif dari  PT. Bumirejo untuk segera menyelesaikan persoalan ini. “Pemkot Tegal yakin, dengan niat baik memindahkan alat berat ke lokasi yang dekat dari tempat semula, PT. Bumirejo dapat memiliki itikad baik untuk segera mengambil alat berat tersebut,”ungkapnya

Walikota mengaku sebelumnya telah bermusyawarah dengan anggota forkopimda, terkait rencana tersebut. Selain itu juga meminta saran sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, dan semua mendukung rencana tersebut.

Terakhir Walikota menyampaikan termakasih atas dukungan Forkopimda, Ulama beserta beserta Masyarakat Kota Tegal atas langkah yang dilakukan. “Pembanguan Islamic Center merupakan kerinduan masyarakat Kota Tegal terhadap pusat dakwah yang representatif bagi kegiatan keagamaan di Kota Tegal,”pungkasnya.

Berita Lainnya

Fasilitas Puskesmas Segera di Seterakan Rumah Sakit
Berita 27 Jul, 2017

Fasilitas Puskesmas Segera di Seterakan Rumah Sakit

TEGAL- Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengajak seluruh kader kesehatan agar tidak berhenti mensosialisasikan program kesehatan Pemerintah Kota…

Marbot dan Lansia Terima Dana ZIS
Berita 20 Jun, 2017

Marbot dan Lansia Terima Dana ZIS

TEGAL-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal membagikan (Pentashorupan) dana zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) berupa paket sembako kepada orang…

Penulisan Ijazah Harus Teliti
Berita 06 Jul, 2017

Penulisan Ijazah Harus Teliti

TEGAL-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal melaksanakan sosialisasi pengisian ijasah, yang diikuti oleh seluruh kepala SD baik negeri maupun…

Pemkot Targetkan Rehab 622 Unit RTLH tahun 2018
Berita 17 Nov, 2017

Pemkot Targetkan Rehab 622 Unit RTLH tahun 2018

Pemerintah Kota Tegal menargetkan rehab 622 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tahun 2018, hal ini disampikan oleh Plt.…

Sebagian Wilayah di Pantura Mengalami Gangguan Pasokan Listrik
Berita 31 May, 2017

Sebagian Wilayah di Pantura Mengalami Gangguan Pasokan Listrik

TEGAL – Saat ini sedang terjadi gangguan di PLTU Cilacap unit 1 dan 2 sejak pukul 08.52 WIB sehingga menyebabkan…

Ikuti Pawai Budaya Apeksi XII di Malang, Kota Tegal Tampilkan Kesenian Balo Balo dan Tari Merak
Berita 25 Jul, 2017

Ikuti Pawai Budaya Apeksi XII di Malang, Kota Tegal Tampilkan Kesenian Balo Balo dan Tari Merak

Malang – Pawai Budaya Nusantara mewarnai hari kedua penyelanggaraan Apeksi XII di Kota Malang. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian…

Most from this category