Bea Cukai Sosialisasi Tata Cara Ekspor Kepala Pelaku IKM di Kota Tegal

TEGAL – Bea Cukai Tegal bekerjasama dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB) Kota Tegal menggelar sosialisasi tata cara ekspor kepada puluhan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) pada Kamis (7/6/2018) kemarin.

Bertempat di Kantor RKB, Jalan Mayjend Sutoyo, Tegal Barat, Kota Tegal, sosialisasi itu digelar dengan tujuan agar industri-industri lokal di wilayah Tegal bisa berkembang dan bahkan meluas ke negara lain.

Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tegal, Lucia IP menyebut bahwa pihaknya sempat kebingungan mencari para pelaku IKM di tujuh wilayah yang merupakan area kerja dari Bea Cukai Tegal, sebelum tergelarnya sosialisasi tersebut.

Bea Cukai Tegal sendiri mencakupi tujuh wilayah yang terdiri dari Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, hingga Batang.

“Tanpa sengaja saya ke RKB. Saya ke sana dan milihat usaha para pelaku IKM terkumpul di sana. Mereka membentuk kelompok bernama Apik Banget,” kata Lucia, Jumat (8/6/2018).

Apik Banget sendiri merupakan singkatan dari Asosiasi Perajin Industri Kecil Siap Mengembangkan Ekonomi Tegal.

Apik Banget berada di bawah naungan Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal.

Lucia menjelaskan bahwa pihak Bea Cukai ingin mengakomodir industri lokal sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo yang meminta Indonesia harus mengembangkan industri lokal hingga mancanegara.

“Kami bertugas memperlancar industri yang ada. Maka dari itu, kami undang sekitar 25 IKM yang tergabung Apik Banget untuk ikut sosialisasi ini melalui Disnakerin Kota Tegal. Kebetulan semuanya hadir di sini,” tambahnya.

Untuk memperlancar industri kecil, pihaknya pun tak hanya sekedar memberikan sosialisasi, melainkan kemudahan untuk melakukan prosedur ekspor.

Lucia menuturkan beberapa fasilitas seperti kemudahan impor dan tujuan ekspor bagi apabila ada pelaku IKM yang berminat memasarkan secara internasional.

Menurutnya, kemudahan itu berupa fasilitas KT IKM yang membebaskan pungutan pajak-pajak impor, apabila bahan-bahan produksi untuk orientasi ekspor berasal dari bahan baku impor.

“Pungutan biaya masuk dan pajak-pajak impor dibebaskan. Hal itu berlaku bagi pelaku IKM yang berorientasi ekspor namun bahan baku produksinya memerlukan impor. Jadi, bebas PPN Impor,” terangnya.

Selain itu, adapun kemudahan lainnya yakni berupa pembebasan larangan pembatasan bagi pelaku IKM karena tak perlu izin Kementrian Perdagangan.

“Kemudahan tersebut dapat menghemat waktu dan biaya. Untuk eksportir biasa, tanoa perlu barang impor pun kami fasilitasi,” lanjut Lucia.

Sementara itu, Kepala Disnakerin Kota Tegal Heru Satyawan mengapresiasi langkah Bea Cukai karena bersedia memfasilitasi para pelaku IKM.  Heru berharap dari kegiatan ini, pihaknya bisa segera memetakan para pelaku IKM mana saja yang sudah bisa ekspor maupun tidak.

“Jadi akan kami petakan untuk saling sinergis. Seperti industri logam dan konveksi sebenarnya bisa dikreasikan. Kedepan, produk-produk yang diminati luar negeri, kami bisa siapkan. Contohnya logam,” papar Heru.

Berita Lainnya

Delapan Kelurahan Akan Terima Bantuan Jamban
Berita 28 Feb, 2018

Delapan Kelurahan Akan Terima Bantuan Jamban

TEGAL - Sebanyak delapan kelurahan yang ada di Kota Tegal akan menerima bantuan stimulan jamban. Bantuan akan diberikan sebagai tindak…

Ubaidillah Hasilkan Buku Kumpulan Cerpen
Berita 12 Jan, 2018

Ubaidillah Hasilkan Buku Kumpulan Cerpen

TEGAL - Namanya dikenal lewat Film Turah, adalah Ubaidillah seorang aktor dan juga penulis cerita pendek (cerpen). Sepuluh karya cerpen…

LPPM UPS Tegal Gelar Sosialisasi Online Learning Berstandar Internasional
Berita 05 Sep, 2018

LPPM UPS Tegal Gelar Sosialisasi Online Learning Berstandar Internasional

TEGAL-UPS Tegal melaksanakan sosialisasi pembelajaran daring (Online learning) bestrandar internasional di Aula YPP UPS Tegal, Selasa (5/9). Hadir dalam kegiatan…

DPRD Akan Tindak Lanjuti LHP BPK-RI
Berita 11 Dec, 2017

DPRD Akan Tindak Lanjuti LHP BPK-RI

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal, Edy Suripno menyampaikan siap untuk menindak lanjuti Laporan Hasil Pemeriksaa (LHP) Badan…

Ke Terminal Tegal, Wali Kota Bantu TBM dan Pedagang Asongan
Berita 14 Jun, 2017

Ke Terminal Tegal, Wali Kota Bantu TBM dan Pedagang Asongan

TEGAL-Wali Kota Tegal KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno menyempatkan untuk bersilaturahmi dengan pedagang asongan di Terminal Kota Tegal sebelum ramp…

Kedepan Pramuka Kota Tegal Lebih Jaya.
Berita 29 Jan, 2018

Kedepan Pramuka Kota Tegal Lebih Jaya.

Tegal - Undang undang RI Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka juga dalam kurikulum 2013, Pendidikan kepramukaan di tetapkan…

Most from this category