Kota Tegal Kota Layak Anak.

Tegal – Kota Tegal termasuk satu dari 181 kabupaten/kota di Indonesia yang dilakukan verifikasi lapangan untuk penilaian lebih lanjut terkait dengan pemberian penghargaan atau predidat sebagai salah satu Kota Layak Anak (KLA). Ini diketahui ketika diadakan petemuan dalam rangka evaluasi penilaian dari tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kamis (7/6/2018) di ruang rapat lantai 1 Setda Kota Tegal.

 

Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten 3 Setda Kota Tegal, Subagyo, S.IP, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tegal, Dyah Triastuti, SH, Ketua Tim Verifikasi Lapangan KLA dari Kementerian PPPA, Akhmad Marzuki serta dari OPD terkait yang masuk dalam Tim Pengarah dan Tim Teknis Gugus Tugas KLA Kota Tegal.

 

Dalam penilaian tersebut tim verifikasi dari Kementerian PPPA yang bekerja selama 2 hari di Kota Tegal sejak hari Rabu dan Kamis, tanggal 6 dan 7 juni 2018 setidaknya melakukan penilaian di 11 titik pantau diantaranya adalah layanan kesehatan dasar Di Puskesmas Kecamatan Tegal barat sebagai puskesmas ramah anak, taman pintar, kelurahan ramah anak di Kelurahan Panggung.

 

Fasilitas pendidikan juga tidak luput dari verifikasi lapangan seperti sekolah ramah anak SD Tegalsari 5 dan SMPN 1 Kota Tegal, Kampung Dongeng, PPT Puspa dan beberapa tempat lain yang mendukung terwujudnya Kota Tegal sebagai KLA.

 

Sebagaimana disampaikan oleh Akhmad Marjuki bahwa KLA adalah Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

 

Ditambahkan oleh Akhmad Marjuki tujuan KLA secara umum untuk memenuhi hak dan melindungi anak dan secara khusus untuk membangun inisiatif pemerintahan kabupaten/kota yang mengarah pada upaya transformasi Konvensi Hak Anak (Convention on the Rights of the Child) dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi dan intervensi pembangunan, dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak (PHPA), pada suatu wilayah kabupaten/kota.

 

Sementara itu Asisten 3 Setda Kota Tegal, Subagyo, S.IP yang mewakili Pjs. Walikota Tegal, Drs. Akhmad Rofai, M.Si. menyampaikan bahwa Kota Tegal Serius dalam menuju KLA ini dengan pembentukan Tim Pengarah dan Tim Teknis Gugus Tugas KLA Kota Tegal dimana dalam tim tersebut terdiri dari 5 klaster.

 

5 klaster yang berada dalam tim tersebut yaitu klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternative, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan dan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, klaster perlindungan khusus anak.

 

“Dengan kerja keras kita Insyaallah Kota Tegal dari predikan KLA Pratama menjadi Madya dan dari taun ketahun semakin meningkat, Kita juga melibatkan juga peran serta masyarakat.” Ucap Subagyo.

 

Senada dengan yang disampaikan oleh Asisten 3, Subagyo, S.IP, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tegal, Dyah Triastuti, SH, juga berharap Kota Tegal yang pada tahun 2017 mendapat predikat KLA dengan predikat pratama, untuk tahun 2018 ada peningkatan ke predikat yang lebih tinggi yaitu KLA dengan predikat Madya.

Berita Lainnya

Timbulkan Inovasi, Tingkatkan Minat Dan Bakat Untuk Berprestasi.
Berita 16 Apr, 2018

Timbulkan Inovasi, Tingkatkan Minat Dan Bakat Untuk Berprestasi.

Tegal - Gebyar dan Pentas Seni Siswa dan Siswi “Spectakuler and Different” SMK N 1 Kota Tegal secara resmi dibuka…

Program Kampung KB Kecamatan Margadana Terus Digali
Berita 01 Sep, 2018

Program Kampung KB Kecamatan Margadana Terus Digali

TEGAL – Kampung KB merupakan simbol kesuksesan pengendalian penduduk di suatu wilayah. Sehingga dengan adanya aktivitas maka Kampung KB akan…

Pengembangan Bisnis melalui Bekraf
Berita 09 Mar, 2017

Pengembangan Bisnis melalui Bekraf

TEGAL - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menyelenggarakan “Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif” di Tegal dari 8 –…

Laksanakan Rekomendasi BPK, Pemkot Kosongkan Dua Hunian Yang Habis Masa Sewa dan Menunggak
Berita 25 Jul, 2019

Laksanakan Rekomendasi BPK, Pemkot Kosongkan Dua Hunian Yang Habis Masa Sewa dan Menunggak

TEGAL - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tegal melakukan pengosongan terhadap dua hunian di Rumah Susun Sewa Sederhana…

Pembukaan Masa Musrenbang dan Sosialisasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2018
Berita 07 Feb, 2017

Pembukaan Masa Musrenbang dan Sosialisasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2018

Semarang – Pembukaan Masa Musrenbang dan Sosialisasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 di mulai, bertempat di…

Wali Kota Himbau, Jangan Sampai Ada Proyek Gagal Dillaksanakan
Berita 20 Dec, 2018

Wali Kota Himbau, Jangan Sampai Ada Proyek Gagal Dillaksanakan

Wali Kota Tegal, M. Nursholeh menghimbau kepada penerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) wilayah Tegal agar melaksanakan pekerjaan fisik, jangan…

Most from this category