Mendagri: Himbau Calon Kepala Daerah Pahami Area Rawan Korupsi

Semarang-Mencermati dari kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi kepada beberapa kepala daerah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tjahyo Kumolo mengaku prihatin dan menghimbau kepada calon kepala daerah Se-Jawa Tengah dalam pilkada 2018 agar memahami area rawan korupsi.
Hal ini disampaikkan Mendagri dalam pengarahannya kepada 21 pasang calon kepala daerah Se-Jawa Tengah, di Ball
Room Quest Hotel, Semarang, Selasa (8/5).
Menurutnya, ada beberapa area rawan korupsi yang perlu dipahami betul oleh kepala daerah, diantaranya pada perencanaan anggaran, dimana ini merupakan faktor yang paling banyak jadi temuan. Selain itu, Tjahyo Kumolo juga menyinggung proses hibah dan bantuan sosial, retribusi serta pajak jual beli barang dan jasa.
Penanggulangan korupsi menurut Tjahyo Kumolo, menjadi perhatian khusus Pemerintah, sebab menurutnya korupsi merupakan salah satu ancaman bagi bangsa Indonesia.
Senada dengan Mendagri, Penasehat KPK yang juga menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut Muhammad Tsani Annafari menyampaikan bahwa, kepala daerah seharusnya menjadi panglima pemberantasan korupsi di daerahnya, bukan malah sebaliknya.
Ini menurut Tsani sangat penting, sebab sebuah daerah akan susah maju jika kepala daerahnya ditahan oleh KPK. Situasi seperti ini akan menjadi kendala kedepannya.
Dan di dalam proses pilkada ini akan mendapatkan hasil yang baik jika, calon peserta, penyelenggara dan masyarakat pemilihnya memiliki integritas.
Sementara itu, Pejabat Sementara (PJS) Wali Kota Tegal, Achmad Rofai menyampaikan bahwa pengarahan ini merupakan moment penting yang harus dipahami oleh kita semua. Apa yang disampaikan Mendagri untuk memahami area korupsi, ini berarti dengan memahami tersebut diharapkan tidak akan melakukan korupsi.
PJS. Wali Kota berharap, siapapun yang akan menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal bisa amanah dan tidak melakukan korupsi.

Berita Lainnya

Tingkatkan Akses Permodalan, Bekraf Kembali Ke Tegal
Berita 15 Oct, 2017

Tingkatkan Akses Permodalan, Bekraf Kembali Ke Tegal

TEGAL-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali meningkatkan kapasitas pelaku usaha ekonomi kreatif dengan menggelar workshop peningkatan akses permodalan non perbankan, Minggu…

Nelayan Tidak Keberatan Adanya Pengukuran Ulang Kapal
Berita 29 Jul, 2017

Nelayan Tidak Keberatan Adanya Pengukuran Ulang Kapal

TEGAL- Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono menyampaikan bahwa pengukuran ulang dan verifikasi kapal memberikan manfaat bagi nelayan…

BPJS Kesehatan Cabang Tegal Targetkan Seluruh Masyarakat jadi Peserta pada 2019
Berita 22 Aug, 2017

BPJS Kesehatan Cabang Tegal Targetkan Seluruh Masyarakat jadi Peserta pada 2019

TEGAL- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tegal menargetkan seluruh masyarakat sudah tergabung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu…

Dishub Kota Tegal Gelar Razia Uji Laik
Berita 15 May, 2019

Dishub Kota Tegal Gelar Razia Uji Laik

Tegal – Pelaksanaan pemeriksaan kendaraan bermotor (razia) uji Laik Jalan yang dilaksanakan secara rutin oleh Dinas Perhubungan Kota Tegal dilaksanakan…

Wujudkan Pelabuhan Bersih, PPP Bersih Pantai
Berita 03 Aug, 2017

Wujudkan Pelabuhan Bersih, PPP Bersih Pantai

TEGAL-Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah melalui Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari gelar Kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Sarana Prasarana Pelabuhan Perikanan…

Pemkot Tegal Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka
Berita 22 May, 2018

Pemkot Tegal Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka

TEGAL-Pemerintah Kota Tegal menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka, Selasa (22/5) di lantai I ruang rapat Setda Kota…

Most from this category